(sumber: youtube)
Waktu saya ke eropa di tahun 2017 yang lalu, saya sempat terkesan dengan kehidupan masyarakat di sana. Banyak orang yang pergi kerja dengan menggunakan sepeda (baik sepeda sendiri maupun sepeda sewaan), kebiasaan ini kelihatannya dapat mengurangi kemacetan di jalan raya, dan memang kelihatannya banyak pemerintah di eropa support transport alternative selain untuk mengurangi kemacetan juga untuk mengurangi pemborosan penggunaan bahan bakar yang tidak perlu.
Saya pikir penggunaan sepeda dapat juga digalakkan di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dsb. Selain dapat mengurangi kemacetan di jalan raya, mengurangi polusi udara akibat buangan gas dari kendaraan bermotor, dan mengurangi penggunaan BBM yang berlebih, alternative transportasi seperti sepeda juga dapat meningkatkan kesehatan pengendaranya.
Dengan pikiran superit itu, saya coba mereka-reka besaran dana yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha sewa sepeda. Yuk, kita mulai saja analisa usaha sewa sepeda (angka-angka yang digunakan hanyalah angka kasar jadi harus disesuaikan lagi bila ingin diterapkan)
Misalkan saja, kita mau membeli sekitar 20 sepeda untuk disewakan. Untuk menekan biaya dipilih sepeda bekas yang harganya sekitar Rp 700,000. (karena kebanyakan pembaca blog saya masih berstatus mahasiswa dan sisa)
Modal pembelian sepeda bekas = 20 x Rp 700,000 = Rp 14,000,000
Modal fasilitas penunjung (sewa tempat, perkakas kantor, pompa ban, dsb) = Rp 5,000,000
Karena pelaku usaha adalah mahasiswa jadi disarankan untuk mengoperasikan sendiri usaha itu (bisa menggunakan system shift dengan teman anda yang terlibat dalam bisnis ini) jadi tidak perlu hire karyawan lagi.
Jadi total dana yang anda butuhkan adalah Rp 14,000,000 + Rp 5,000,000 = Rp 19,000,000
Biasanya digunakan system sewa per satu jam. Misalkan saja anda kenakan biaya sewa/jam = Rp 20,000/sepeda. Bila dalam 1 hari ada 20 orang yang sewa maka pendapatan anda per hari adalah
Rp 20,000 x 20 = Rp 400,000 per hari.
Bila usaha anda buka 5 hari/minggu berarti dalam 1 minggu anda akan mendapatkan penghasilan sebeesar = 5 x Rp 400,000 = Rp 2,000,000 per minggu
Dalam 1 bulan penghasilannya adalah = Rp 2,000,000 x 4 = Rp 8,000,000 per bulan
Berapa lama untuk menghasilkan break even = Rp 19,000,000/Rp 8,000,000 sekitar 2,5 bulanan saja.
Lumayan kan usaha penyewaan sepeda ini? Silahkan mencoba sendiri para mahasiswa ku.
Sudah tentu rekaan saya untuk tulisan ini adalah rekaan untuk usaha sewa sepeda konvensional, bukan untuk membuat sharing cycle seperti di video clip youtube yang saya pasang di bagian atas tulisan saya ini. Video itu sebagai inspirasi ke depannya. (IHW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar